Suarakan Ekspedisi Batanghari, Wujudkan Keperdulian Pelestarian Lingkungan

0

 

JAMBI, Sitinjausumbarnews.com- Aktivis Budaya Lingkungan Dharmasraya Syamri suarakan Ekspedisi Batanghari sebagai pemantik pelestarian lingkungan. Hal ini disampaikan kepada awak media saat mengunjugi Candi Kedaton, Kamis (3/8/2023)


Dengan adanya kegiatan ini akan menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan dan Sungai," katanya.


Syamri juga mengatakan dalam ekspedisi Batanghari para tim ekspedisi banyak sekali menemukan kerusakan-kerusakan terhadap sungai tersebut yang dilakukan oleh tangan manusia yang tidak bertanggung jawab


"Dengan kasat mata kami melihat betapa keruh dan pekatnya air sungai Batanghari ini. Dan airnya tidak layak untuk di kosumsi oleh manusia," ungkapnya dengan nada kesal.


Ia menuturkan, sungai Batanghari ini sebagai urat nadi perekonomian masyarakat  yang ada di dua provinsi yaitu provinsi Sumatra Barat dan Jambi. Hampir sekitar 3 juta masyarakat ini hidup menggunakan sumber air dari sungai Batanghari. 


"Kenapa saya katakan demikian di hulu sungai ini yaitunya di kabupaten Solok Selatan sungai-sungai kecil yang mengalirkan airnya ke sungai Batanghari itu banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mengaliri sawah-sawah mereka dan juga dipakai untuk mengaliri kolam-kolam ikan mereka," sebutnya


Selain itu, Syamri juga mengungkapkan di kabupaten Solok Selatan sungai-sungai kecil yang mengalir ke sungai Batanghari juga dipakai untuk mendapatkan air bersih untuk digunakan sebagai air minum bagi penduduk yang berada di sekitarnya


"Ini tidak jauh bedanya di kabupaten Dharmasraya dengan pemanfaatan kegunaan bendungan batu bakawik atau sering disebut saluran irigasi Batanghari yang dibangun sekitar tahun 2000- an yang sumber dananya berasal dari kerjasama pemerintah Indonesia dan pemerintah Jepang. Bendungan ini digunakan untuk mengaliri air ke ribuan hektar sawah yang ada di beberapa kabupaten di provinsi Sumatera Barat dan Jambi," imbuhnya


" Dan juga dimanfaatkan oleh petani sebagai kolam ikan sepanjang saluran irigasi," sambungnya


Sebagai informasi, sungai Batanghari boleh dikatakan sungai yang unik. Sungai ini melewati beberapa kabupaten dan dua provinsi. Sungai ini satu-satunya yang dari hulu sampai hilirnya tetap dengan satu nama yaitunya sungai Batanghari, beda halnya dengan sungai-sungai lain yang ada di Indonesia. Cenderung berbeda namanya jika dahulu namanya sungai A dan bisa jadi di hilir namanya sungai B dan sungai C tapi tidak dengan sungai Batanghari sungai Batanghari mulai dari hulunya dari kabupaten Solok Selatan sampai di Tanjung Jabung tetap namanya sungai Batanghari.


Syamri menghimbau untuk memanfaatkan kegunaannya dan selalu mejaga kelestarian demi anak cucu kita kelak di masa yang akan datang,"tutupnya (tnl/akn)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !
To Top